Call for Paper IDEF 2026 Resmi Dibuka, Angkat Tema Sacred Sounds dan Pelestarian Budaya

 


International Djogja Earthsounds Fest (IDEF) 2026 resmi membuka Call for Paper bagi akademisi, peneliti, praktisi seni, dan pemerhati budaya untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional yang akan diselenggarakan pada 21–25 Juli 2026 di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Mengusung tema “Sacred Sounds, Shared Earth”, forum ini menjadi ruang kolaboratif untuk mengeksplorasi hubungan antara musik sakral, spiritualitas ekologis, serta upaya pelestarian budaya di tengah tantangan global. Sejumlah subtema yang diangkat meliputi musik ritual dan kosmologi Nusantara, lanskap bunyi sakral dan lingkungan, musik sakral dalam krisis ekologis, hingga transmisi pengetahuan dan revitalisasi tradisi.

Peserta yang berminat dapat mengirimkan abstrak hingga 8 Juni 2026, dengan pengumuman penerimaan pada 15 Juni 2026, dan batas akhir pengumpulan full paper pada 6 Juli 2026. Konferensi ini menawarkan berbagai manfaat, seperti seminar kit, e-sertifikat, serta peluang publikasi pada jurnal terindeks Scopus/Sinta (dengan biaya publikasi) maupun prosiding internasional gratis. Biaya kontribusi sebesar Rp750.000 hanya dikenakan bagi presenter, sementara peserta umum dapat mengikuti secara gratis. Melalui kegiatan ini, IDEF 2026 diharapkan mampu menjadi wadah pertukaran gagasan lintas disiplin yang memperkuat peran musik dan budaya sebagai medium refleksi sekaligus solusi atas isu-isu ekologis dan sosial kontemporer.

Comments

Popular posts from this blog

Playlist Lagu Masa-masa Mencari Pekerjaan

Tigapagi – Roekmana’s Repertoire: Debut Album Cerdas dengan Konsep Repertoar

Marcel Thee: Sang Guru